Baca selengkapnya

La Tahzan Innallaha Ma’ana

Ini harus jadi pegangan kita. La yudi’u Amala Amilin Minkum, kata Allah. Allah ngga akan mungkin ngecewain orang yang berserah diri kepada-Nya. Itu ngga mungkin. Allah ngga akan mungkin ngecewain orang mengangkat kedua tangannya kepada Allah, Itu ngga mungkin. Mustahil.

Sampai Nabi bersumpah mengatakan, “Demi Allah, Allah itu malu jika melihat hamba-Nya mengangkat kedua tangan kemudian Allah tidak mengabulkan doanya itu. Allah malu. Mustahil Allah mengabaikan orang yang mengangkat kedua tangannya dan meminta kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Makanya, kenapa harus pusing? Kenapa harus stress? Kenapa harus bingung ketika kita menghadapi masalah hidup? Bukankah ada Allah?

“La Tahzan”, kata Nabi kepada Aba Bakr. Innallaha Ma’ana.

La Tahzan bukan Cuma jangan sedih, tapi juga jangan kuatir, juga jangan berputus asa. Karna al hazn dalam bahasa Arab itu adalah sedih yang membuat seseorang itu khawatir dan berputus asa.

Maka La Tahzan artinya, jangan berputus asa... La Tahzan, jangan kuatir... La Tahzan, jangan stres,... kalau untuk anak muda, La Tahzan, jangan galau. Ada Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang menyelesaikan semua masalah setiap hari.

Yas-aluhu manfissamawati wal ardh. Semua yang ada di bumi dan semua yang ada di langit itu meminta kepada Allah.

Kulla yawmin huwa fi sha’an.  Setiap hari Allah itu sibuk ngurus hamba-Nya, tapi gak pernah kewalahan. Jadi, kenapa harus merasa sendiri, merasa bingung, merasa putus asa? Bukankah ada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam setiap hari kita?